PC Gaming

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Konsultasi

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Acuan Merakit

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Bertanya Juga Boleh

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Terima Kasih Sudah Mampir

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Jumat, 05 Februari 2016

Sony Perkenalkan SSD Consumer SLW-M

Raksasa elektronik ternama asal Jepang, Sony, turut meramaikan pasar SSD dunia dengan menghadirkan produk yang disebut sebagai SLW-M. SSD baru ini menjadi penanda debut Sony di pasar SSD internal untuk kelas consumer, setelah sebelumnya mereka sempat memasarkan produk SSD external di Jepang. SLW-M ini sendiri akan hadir dalam 2 pilihan kapasitas, yaitu 240 GB dan 480 GB.

SSD SLW-M ini hadir dengan ketebalan 7 mm, sehingga bisa digunakan di dalam berbagai jenis laptop atau 2-in-1 keluaran baru. Sony juga menyediakan spacer untuk pemasangan SSD ini di perangkat yang membutuhkan storage dengan ketebalan 9.5 mm. Interface yang digunakan adalah SATA 6 Gbps, sesuai dengan standar SSD 2.5″ yang ada saat ini.

Sony menjanjikan kecepatan baca hingga 560 MB/s dan kecepatan tulis hingga 530 MB/s untuk SSD SLW-M ini. Hanya saja, mereka tidak memberikan informasi mengenai controller yang digunakan di dalam SSD ini. Demikian juga untuk NAND Flash yang ada di dalamnya, Sony juga tidak menyebutkan jenis maupun produsennya.

Sayangnya, belum disebutkan berapa harga untuk kedua varian SSD SLW-M ini. Sony hanya memberikan informasi bahwa pembeli SSD baru ini akan mendapatkan aplikasi Acronis True Image 2015 HD gratis dari paket penjualannya. Selain itu, Sony juga menyediakan Sony SSD Toolbox untuk mendukung penggunaan dari SSD SLW-M ini (JR).

OCZ Hadirkan SSD Trion 150 Series

Ingin meneruskan kesuksesan Trion 100 Series, OCZ kembali lahirkan SSD di kelas entry, Trion 150. Sebagai penerus Trion 100, Trion 150 hadir dengan mengusung kontroler buatan Toshiba yang merupakan pemilik merek OCZ itu sendiri dan kontroler racikan Toshiba tersebut akan menangani TLC NAND flash 15nm.

Produk yang hadir dalam form-factor 2,5 inci tersebut akan dilengkapi dengan konektor SATA 6Gbps dan dengan konektor tersebut SSD ini diklaim mampu menyuguhkan kecepatan baca/tulis sekuensial di angka 550 MB/s dan 520 MB/s pada versi 240GB. Kecepatan maksimal baca/tulis acak untuk versi 240GB pun cukup memuaskan, OCZ menjanjikan kecepatan hingga baca 90,000 IOPS dan kecepatan tulis 43,000 IOPS. Tapi mungkin hal yang paling menarik untuk pengguna adalah OCZ menawarkan garansi ShieldPlus 3 tahun pada Trion 150.

ShieldPlus program garansi baru yang bertujuan untuk memudahkan penggantian SSD yang rusak. Alih-alih meminta pengguna mengantarkan SSD rusak ke pusat perbaikan, OCZ mengirimkan SSD pengganti lebih dahulu sehingga mengurangi ketidaknyamanan pengguna karena tidak bisa menggunakan komputer mereka.

OCZ Trion 150 akan hadir dengan varian kapasitas yang lengkap, mulai 120GB, 240GB, 480GB, and 960GB. Sayangnya Anda yang berminat harus bersabar, karena OCZ belum memberi keterangan lebih lanjut tentang harganya (JR).

Kamis, 04 Februari 2016

VGA AMD : HIS Radeon R7 370 IceQ X2 2GB

Tidak dapat dipungkiri, R7 370 merupakan graphics card untuk kelas mainstream yang bisa diandalkan. Graphics card ini memang ditujukan untuk bermain nyaman di resolusi HD ataupun Full-HD. Dalam pengujian kami menggunakan resolusi Full-HD, yakni 1920×1080, HIS ini berhasil menjalankan game-game yang kami gunakan dengan cukup baik. Setting Ultra pun dapat dicapai, seperti pada game Bioshock infinite. Walaupun pada beberapa game berat seperti The Witcher 3, Anda harus rela menurunkan kualitas setting game Anda agar mendapatkan frame rate yang lebih nyaman untuk dimainkan.

Beralih ke performa pendingin, sistem pendingin IceQ X2 yang tertanam di atas GPU R7 370 besutan HIS ini mampu mendinginkan chip GPU Trinidad Pro dengan sangat baik. Terbukti saat Full-load, suhu maksimum yang kami dapat hanya berkisar 56 °C saja. Menariknya suhu ini didapat dengan putaran kipas yang rendah, hanya pada 25% saat full-load. Kecepatan putaran kipas tersebut bahkan membuat graphic card ini mampu bekerja dengan hening pada kondisi full-load. Terbukit di saat pengujian kebisingan angkanya hanya 35,2 db. Untuk urusan konsumsi daya graphics card ini cukup menarik. Meski dengan clock speed GPU-nya sedikit lebih tinggi dari versi reference, konsumsi dayanya terpaut 7 watt lebih rendah saat kondisi full-load, dan menjadi 200 watt saja saat load.

Performa yang cukup baik di resolusi HD dan Full-HD, silent, dan konsumsi daya yang tergolong rendah adalah kekuatan dari graphics card ini. Bagi Anda gamer dengan budget terbatas yang sedang mencari graphics card yang mampu menjalankan game baik di resolusi 1920×1080 ataupun 1360×768, HIS Radeon R7 370 IceQ X2 2GB ini bisa menjadi pertimbangan Anda.

  • Kelebihan:
  1. Sistem pendingin membuat suhu terjaga.
  2. Desain menarik
  3. Clock GPU sedikit lebih tinggi
  4. Performa game HD dan Full-HD memuaskan baik
  5. Hening
  6. Komponen berkualitas tinggi
  7. Bodi kokoh
  8. Konsumsi daya rendah
  • Kekurangan:
  1. Butuh sepasang konektor daya 6-pin
  2. Masih butuh sedikit penyesuaian seting untuk bermain di beberapa game pada resolusi Full-HD

Sumber : JR

Rabu, 03 Februari 2016

AMD Perkenalkan Tiga Prosesor Baru di Indonesia

Selain mengumumkan kehadiran AMD “Wraith” Cooler di Indonesia, AMD juga memperkenalkan tiga prosesor baru yang akan turut meramaikan pasar IT di Tanah Air. Ketiga prosesor tersebut adalah A10-7860K, A6-7470K dan AMD Athlon X4 845. Ketiga prosesor ini berbasiskan APU dan dirancang untuk Anda yang menggunakan motherboard AMD dengan soket FM2+.
Ketiga prosesor ini hadir dengan TDP di 65 Watt yang memiliki keunggulan masing-masing. Untuk A10-7860K akan hadir mengisi jeda di antara A10-7870K dengan A10-7850K. Menariknya di saat A10-7870K dan A10-7850K hadir dengan TDP 95 Watt, A10-7860K yang hanya memiliki base clock 100 MHz lebih rendah dari A10-7850 yang memiliki TDP 65 Watt. Bahkan jika APU baru ini memiliki GPU Radeon R7 Series dengan frekuensi yang lebih tinggi di angka 757 MHz.
Selain mengisi APU kelas atas, A10 dengan APU baru, AMD juga melakukan update pada APU di kelas mainstream dengan menghadirkan APU baru, AMD APU A6-7470K. APU ini dilengkapi dengan 2 core Streamroller yang berjalan di angka 3,7/4,0 GHz dan empat core GPU R5 Series. GPU R5 Series pada APU terbaru AMD ini hadir dengan frekuensi di angka 800 MHz. Dengan spesifikasi tersebut APU terbaru AMD ini sangat cocok untuk digunakan pada Internet Cafe/Game Center.

Dan yang terakhir dan cukup menarik, adalah AMD Athlon X4 845. Prosesor AMD yang terakhir ini berbasiskan Excavator, yang artinya ini merupakan APU Carrizo yang GPU-nya didisable. Prosesor ini dilengkapi dengan empat core Excavator yang berjalan di angka 3,5/3,8 GHz dengan L2 Cache 2MB. Ya, memang Anda tak akan mendapatkan GPU terintegrasi, namun prosesor ini memiliki lane PCI Express 3.0 x8.
Dan ketiga prosesor terbaru AMD ini akan hadir dengan CPU cooler baru dan khusus A10-7860K dan Athlon X4 845 akan dibekali dengan CPU cooler ber-rating 95 Watt. Untuk Anda yang tertarik dengan APU-APU terbaru AMD membandrol  A10-7860K dengan harga US$ 117,99 dan Athlon X4 845 di angka US$ 69,99. Untuk AMD APU A6-7470K, sayangnya belum ada informasi terkait tentang harganya.

Sumber : JR

AMD “Wraith” Cooler Resmi Hadir di Indonesia

Setelah diperkenalkan melalui sebuah video di channel YouTube resmi AMD di awal bulan Januari, hari ini AMD resmi bawa CPU Cooler “Wraith” mereka di pasar Indonesia. Di Indonesia AMD “Wraith” Cooler akan melakukan debutnya di pasar Indonesia dengan dijual secara bundling bersama prosesor AMD FX 8370.
Sepintas, desain “Wraith” ini masih serupa dengan HSF standar AMD yang kita jumpai selama ini, dengan ukuran yang sedikit lebih besar. “Wraith” Cooler  ini hadir dengan kipas baru yang di desain khusus ditujukan untuk mengurangi tingkat kebisingan saat beroperasi. Pada bagian frame kipas tersebut juga akan menampilkan logo AMD dengan LED biru di bagian samping.

AMD CPU cooler “Wraith” ini diciptakan untuk menghasilkan suara dengan tingkat kebisingan rendah dan diklaim hanya menghasilkan tingkat kebisingan diangka 39dbA saat beroperasi di kecepatan tinggi. Tentunya, diharapkan dengan CPU cooler baru ini, pengguna produk prosesor dari AMD tidak lagi mengeluhkan tingkat kebisingan tinggi dari HSF standar AMD yang mereka gunakan. AMD “Wraith” cooler sendiri kini hadir dengan empat buah heatpipe tembaga dan permukaan sirip heatsink yang 24% lebih luas, selain itu desain kipas barunya juga diklaim memberikan aliran udara yang 34% lebih besar sehingga AMD mengklaim dengan CPU cooler barunya ini prosesor-prosesor mereka memiliki performa dan suhu kerja yang ebih baik dari saat menggunakan heatsink sebelumnya.

Sayangnya, Anda pengguna AMD yang tertarik menggantikan Cooler CPU bawaan prosesor AMD lama Anda akan sedikit kesulitan beralih ke “Wraith” karena hingga saat ini AMD belum berencana membawa “Wraith” Cooler secara terpisah ke pasaran dan Anda bisa mendapatkanya dengan membeli prosesor AMD FX-8370 yang bundling dengan “Wraith” Cooler yang dijual dengan harga US$ 199 . Berita baiknya, ada kemungkinan bahwa sistem pendingin ini akan dibundling dengan prosesor AMD lainnya.

Sumber : JR

Jangan Lakukan 4 Hal ini Ketika Ingin Charge HP

1. Jangan tunggu hingga 0%

Setiap baterai memiliki batasan charge cycle atau maksimal berapa kali charge hingga performanya menurun. Jika kamu menggunakan smartphone kamu hingga baterainya 0% maka kemungkinan akan menurunkan performanya.
Pada sebuah tes didapatkan bahwa rata-rata charge cycle sebuah baterai sekitar 1000 hingga 2500 dalam keadaan setiap kali charge maksimal baterai tersisa 25%. Tetapi ketika sisa baterai 0% maka charge cycle hanya sekitar 300 - 500 saja. Jadi sebaiknya ketika sudah 30% langsung charge baterai hp kamu.

2. Jangan charge semalaman

Biasanya orang main hp hingga larut malam, lalu tidur sambil charge hp-nya sehingga ketika bangun pagi maka bisa digunakan kembali. Dengan melakukan charge semalaman maka baterai bisa kelebihan kapasitas dan bahkan beberapa kejadian bisa menimbulkan panas dan ledakan.

3. Jangan charge HP menggunakan charger bajakan

Menggunakan charger bajakan tidak dapat menjamin baterai dan hp aman. Selain kualitas yang masih dipertanyakan, hasil output dari charger bajakan juga biasanya tidak sesuai dengan apa yang tertulis di depannya. Misalnya tertulis output 2A tetapi aslinya bisa dibawah 2A.

4. Jangan charge di atas kasur atau tempat empuk

Sambil menunggu charge, hp ditaruh dikasur atau kursi yang empuk sebenarnya berdampak buruk. Panas yang dihasilkan ketika sedang mengisi baterai akan semakin bertambah ketika berada di tempat yang empuk. Sebaiknya charge di tempat yang keras seperti meja atau lantai.

Jadi dari 4 kebiasaan di atas, yang mana yang pernah kamu lakukan?

Selasa, 02 Februari 2016

Biostar Luncurkan Varian Motherboard “Racing”

Banyak varian motherboard yang saat ini beredar mulai dengan beragam tema, seperti gaming, militer, sampai dengan tema warna-warni yang yang dihiasai lampu LED. Akan tetapi, pabrikan motherboard Biostar kali ini membuat tema yang berbeda pada varian motherboard lainnya dengan mengambil tema Racing pada motherboard terbaru mereka.
Dirancang menggunakan spesifikasi untuk kebutuhan gaming terkini, motherboard Biostar Racing ini dibuat dengan komponen terbaik yang mendukung teknologi terbaru yaitu chipset Intel 100. Komponen yang disematkan seperti ferite chokes yang berguna untuk memberikan arus daya yang sempurna solid kapasitor untuk daya tahan dan performa yang stabil.

Untuk konektivitas, varian motherboard milik Biostar ini menggunakan Intel LAN untuk menyempurnakan koneksi disaat gaming online. Sementara untuk port storage, Biostar mempersenjatai Racing series ini dengan SATA Express dan Slot PCIe M2 yang berguna untuk mengakses data game dengan cepat. Untuk Bios sendiri, pabrikan asal Taiwan ini membenamkan fitur Dual Bios, dimana satu Bios gagal atau korup Bios, yang lain siap menggantikan sehingga pengalaman gaming tidak akan terganggu.
Nama Racing yang diambil Biostar bukan hanya sebatas slogan saja. Pabrikan ini menempatkan aura layaknya tema racing. Hal tersebut terlihat dari baluran motif hitam putih ala checkered flag. Bukan hanya itu, Biostar menempatkan lampu LED di sekeliling motherboard, termasuk di bagian pendingin VRM. Semua lampu ini dapat di setting sedemikian rupa oleh fitur Biostar Vivid LED DJ yang dapat mengubah efek kilauan LED sesuai dengan rythem lagu atau game yang dimainkan. Tentunya hal itu menjadi nilai tambah bagi penggemar modding dan gamers yang kerap menginginkan sesuatu yang berbeda pada RIG-nya. Biostar juga menempatkan kemudahan buat pengguna motherboard ini dengan menempatkan fitur GT Touch Mode selection. Fitur ini dapat menggunakan dua pilihan yaitu Eco mode untuk menekan konsumsi daya dan Mode Sports yang mengedepankan performa tinggi.
Untuk seri Racing ini, Biostar memberikan tiga pilihan varian berbeda yang masing-masing dibedakan oleh power phase dan fitur port saja. Varian Racing yang akan dirils nanti di antaranya Z170GT7,  B150GT5 dan H170GT3. Sayangnya belum ada keterangan resmi dari pihak produsen mengenai harga dan ketersediaannya di Tanah Air.

Tetapi seperti ciri khas pabrikan Biostar yang selalu memberikan harga menarik untuk produk-produknya, banyak pihak yang memperkirakan bahwa motherboard ini dihargai sekitar US$ 94.4. Bila benar demikian, lagi-lagi Biostar menjadi alternatif menarik bagi yang ingin membangun sistem terbaru dengan harga yang tergolong ekonomis.

Sumber : JR