Rabu, 13 Juli 2016
Samsung SSD 850 EVO 4 TB
Salah satu produsen SSD ternama, yang juga raksasa elektronik asal Korea Selatan, Samsung, baru saja merilis SSD consumer mereka dengan kapasitas terbesar, 4 TB. SSD tersebut adalah bagian dari keluarga 850 EVO, salah satu produk populer mereka. SSD ini 4 TB ini ditawarkan dalam kemasan storage SATA 2.5″ dengan ketebalan hanya 7 mm saja.
Samsung tentu saja menggunakan chip V-NAND 48-layer TLC mereka untuk SSD terbaru berkapasitas besar ini. Penggunaan chip V-NAND tersebut memungkinkan Samsung menawarkan kapasitas hingga 4 TB dalam sebuah SSD 2.5″ standar. SSD ini bisa digunakan di desktop; laptop, bahkan yang berukuran tipis sekalipun; Mini-PC; dan komputer jenis lain dengan port SATA.
Kecepatan baca-tulis sequential dari SSD ini mencapai 540 MB/s untuk baca dan 520 MB/s untuk tulis. Sementara untuk baca-tulis random, performa yang ditawarkan mencapai 40000 IOPS untuk baca dan 98000 IOPS untuk tulis. Performa penulisan data randon yang tinggi itu dihasilkan berkat teknologi TurboWrite memanfaatkan cache 4 GB yang dimilikinya.
SSD 4 TB ini juga dilengkapi dukungan untuk hardware based encryption AES-256-bit, dengan standar TGC OPAL 2.0 dan eDrive. Harga yang ditawarkan Samsung untuk SSD berkapasitas besar ini mencapai USD 1500. Walaupun terbilang tinggi, bisa dikatakan harga tersebut cukup rendah untuk sebuah SSD, dengan harga-per-GB hanya USD 36 sen.
Sumber : JR
Jumat, 06 Mei 2016
AMD Perkenalkan SSD Murah
Sejak tahun 2014 lalu, AMD telah memperkenalkan dan menjual produk SSD mereka. Sejauh ini, AMD hanya memperkenalkan satu lini produk saja, yaitu SSD R7 Series. Namun, beberapa waktu lalu, mereka baru saja menambah lini produk SSD mereka dengan memperkenalkan produk baru yang ditujukan untuk kelas value, yaitu Radeon R3 SSD Series.
Radeon R3 SSD ini menggunakan controller dari Silicon Motion, SM2256KX, dan dilengkapi dengan NAND TLC. Konfigurasi seperti ini umum dijumpai di beberapa SSD entry-level yang dipasarkan dalam beberapa waktu terakhir ini. SSD ini akan tersedia dengan kapasitas 120 GB, 240 GB, 480 GB, dan 960 GB.
AMD menyebutkan bahwa SSD baru ini menawarkan kecepatan baca maksimal hingga 520 MB/s, dengan kecepatan tulis antara 360 MB/s hingga 470 MB/s untuk beberapa varian kapasitas yang ada. Semua produk Radeon R3 SSD ini hadir dalam form factor 2.5″ 7 mm, dengan interface SATA 6 Gbps. AMD menyebutkan bahwa SSD ini akan menawarkan performa hingga 10x harddisk yang umum digunakan saat ini.
Berbeda dengan Radeon R7 SSD yang diproduksi oleh OCZ, Radeon R3 SSD ini diproduksi oleh perusahaan bernama Galt. AMD menyebutkan bahwa SSD ini pastinya akan kompatibel dengan berbagai komputer yang ada saat ini, baik dengan basis sistem mereka sendiri atau yang menggunakan basis Intel. Harga dari SSD baru ini belum diumumkan secara resmi. Namun, di situs Amazon, produk ini telah dijual di harga USD 41 untuk 120 GB, USD 80 untuk 240 GB, dan USD 150 untuk 480 GB. Belum ada informasi terkait harga untuk varian 960 GB.
Sumber : JR
Sabtu, 16 April 2016
AMD Siapkan Dua Graphic Card Polaris di Computex 2016
Computex 2016 yang akan digelar akhir Mei mendatang mungkin jadi ajang beberapa produsen meluncurkan produk-produk terbarunya. Bahkan kabarnya, AMD sudah ancang-ancang meluncurkan jajaran graphic card terbarunya yang berbasis Polaris di ajang tersebut.
AMD dikabarkan berencana akan meluncurkan dua graphic card baru mereka yang berbasis Polaris yaitu, Radeon R7 470 yang berbasis Polaris 11 (Baffin) dan Radeon R9 480 yang berbasis Polaris 10 (Ellesmere). Pastinya keduanya telah melalui proses pabrikasi 14 nm.
kehadiran Radeon R7 470 diproyeksikan untuk menjadi suksesor Radeon R7 370. Namun kehadirnya R7 470 bukan hanya menawarkan performa yang lebih tinggi dibandingkan R7 370, tapi juga menawarkan daya yang lebih efisien berkat TDP-nya yang kurang dari 50 Watt. Disisi lain, R9 480 diproyeksikan menjadi penerus Radeon R9 380 namun dengan TDP hanya berada di rentang 110-135 Watt (R9 380 hadir dengan TDP 190 Watt)
Radeon R9 480 berbasis Polaris 10 (Ellesmere) ini sendiri kabarnya akan dibekali dengan GPU yang memiliki 2.304 Stream Processor dan berbasiskan arsitektur GCN generasi keempat. GPU ini kabarnya juga akan didampingi oleh memori 8GB GDDR5 (GDDR5X-Ready) dengan memori kontroler 256-bit. AMD juga dikabarkan bisa menjaga kecepatan clock-nya relatif rendah, di angka 800-1050 MHz.. Jika AMD benar-benar meluncurkan di ajang Computex 2016, mungkin kita akan segera menjumpai graphic card berperforma seperti Radeon R9 390 namun dengan konsumsi daya yang separuh lebih rendah.
AMD dikabarkan berencana akan meluncurkan dua graphic card baru mereka yang berbasis Polaris yaitu, Radeon R7 470 yang berbasis Polaris 11 (Baffin) dan Radeon R9 480 yang berbasis Polaris 10 (Ellesmere). Pastinya keduanya telah melalui proses pabrikasi 14 nm.
kehadiran Radeon R7 470 diproyeksikan untuk menjadi suksesor Radeon R7 370. Namun kehadirnya R7 470 bukan hanya menawarkan performa yang lebih tinggi dibandingkan R7 370, tapi juga menawarkan daya yang lebih efisien berkat TDP-nya yang kurang dari 50 Watt. Disisi lain, R9 480 diproyeksikan menjadi penerus Radeon R9 380 namun dengan TDP hanya berada di rentang 110-135 Watt (R9 380 hadir dengan TDP 190 Watt)
Radeon R9 480 berbasis Polaris 10 (Ellesmere) ini sendiri kabarnya akan dibekali dengan GPU yang memiliki 2.304 Stream Processor dan berbasiskan arsitektur GCN generasi keempat. GPU ini kabarnya juga akan didampingi oleh memori 8GB GDDR5 (GDDR5X-Ready) dengan memori kontroler 256-bit. AMD juga dikabarkan bisa menjaga kecepatan clock-nya relatif rendah, di angka 800-1050 MHz.. Jika AMD benar-benar meluncurkan di ajang Computex 2016, mungkin kita akan segera menjumpai graphic card berperforma seperti Radeon R9 390 namun dengan konsumsi daya yang separuh lebih rendah.
Rabu, 13 April 2016
Apacer Hadirkan Memori “Blade Fire”
Salah satu produsen produk storage dan memori, Apacer, baru saja merilis DDR4 seri baru dengan nama Blade Fire. Memory DDR4 Blade Fire ini ditujukan untuk kalangan gamer, overclocker, dan enthusiast modder. RAM ini tentunya kompatibel dengan platform terbaru Intel, ‘Skylake’, dan motherboard dengan chipset Z170 untuk performa terbaiknya.
DDR4 seri Blade Fire ini tersedia dalam kapasitas 2x2 GB, 2x4 GB, 2x8 GB dan 2x16 GB. Terdapat beberapa pilihan kecepatan untuk kit memori Blade Fire ini, mulai dari 2400 MHz dengan 1.2V, hingga 3200 MHz dengan 1.35 V. Memori Blade Fire ini mendukung fitur XMP 2.0 sehingga pengguna dapat dengan mudah meningkatkan performa memori, dengan mengaktifkan fitur XMP di BIOS.
Memori Blade Fire ini hadir dengan desain yang cukup menarik karena dilengkapi dengan Heartbeat LED, yang akan menghasilkan efek cahaya seperti detak jantung ketika PC dinyalakan. Apacer mengklaim IC yang dipilih untuk memori seri Blade Fire ini sangat baik, sehingga Apacer yakin memori Blade Fire ini dapat memberikan stabilitas dan kompabilitas, serta performa yang baik ketika digunakan.
Memori Blade Fire ini memiliki heatspreader untuk menyebarkan panas yang dihasilkan oleh modul memori. Heatspreader pada memori ini berwarna hitam dan dibuat dari materi logam yang berkualitas, dilapisi dengan lapisan matte. Terdapat gambar pedang berwarna putih yang memberikan kesan agresif pada memori ini.
DDR4 seri Blade Fire ini tersedia dalam kapasitas 2x2 GB, 2x4 GB, 2x8 GB dan 2x16 GB. Terdapat beberapa pilihan kecepatan untuk kit memori Blade Fire ini, mulai dari 2400 MHz dengan 1.2V, hingga 3200 MHz dengan 1.35 V. Memori Blade Fire ini mendukung fitur XMP 2.0 sehingga pengguna dapat dengan mudah meningkatkan performa memori, dengan mengaktifkan fitur XMP di BIOS.
Memori Blade Fire ini hadir dengan desain yang cukup menarik karena dilengkapi dengan Heartbeat LED, yang akan menghasilkan efek cahaya seperti detak jantung ketika PC dinyalakan. Apacer mengklaim IC yang dipilih untuk memori seri Blade Fire ini sangat baik, sehingga Apacer yakin memori Blade Fire ini dapat memberikan stabilitas dan kompabilitas, serta performa yang baik ketika digunakan.
Memori Blade Fire ini memiliki heatspreader untuk menyebarkan panas yang dihasilkan oleh modul memori. Heatspreader pada memori ini berwarna hitam dan dibuat dari materi logam yang berkualitas, dilapisi dengan lapisan matte. Terdapat gambar pedang berwarna putih yang memberikan kesan agresif pada memori ini.
Sabtu, 26 Maret 2016
Thermaltake Perkenalkan HSF Riing Silent 12
Perusahaan yang dikenal sebagai produsen perangkat pendingin dan aksesori PC ternama, Thermaltake, memang sudah cukup lama tidak menghadirkan HSF baru untuk memperkuat jajaran produk mereka. Namun, beberapa waktu lalu, mereka akhirnya memiliki kreasi HSF baru. HSF tersebut masuk ke lini Riing, dan disebut sebagai Riing Silent 12.
Riing Silent 12 ini disebut ditujukan untuk PC kelas atas dengan motherboard dan RAM kelas high-end. Thermaltake sengaja mendesain HSF ini agar bisa mengakomodasi heatsink di sekitar soket prosesor dan juga RAM berukuran besar. Oleh karena itu, Riing Silent 12 ini memiliki ukuran ringkas, tetapi tetap memiliki kemampuan tinggi untuk mendinginkan prosesor hingga TDP 150 Watt.
Terkait kemampuan untuk menangani prosesor hingga TDP 150 Watt, Thermaltake menyebutkan bahwa heatsink ini telah didesain secara khusus untuk memungkinkan hal tersebut. Kipas 120 mm yang disertakan juga dioptimalkan untuk memberikan aliran udara yang memadai untuk melepas panas dari heatsink. Selain performa pendinginan, desain dari fan yang digunakan juga mendukung kesunyian saat beroperasi.
Seperti produk dari lini Riing lain, HSF ini dilengkapi dengan kipas dengan hitam dengan tambahan corak warna melingkar di sekitar bilah kipas dengan tambahan LED dengan warna sama. Terdapat dua warna yang bisa dipilih untuk Riing Silent 12 ini, yaitu Riing Silent 12 Blue dan Riing Silent 12 Red. Perbedaan keduanya hanya terletak di warna yang digunakan oleh lingkaran di sekeliling bilah kipas dan LED. Sayangnya, belum ada informasi harga untuk produk ini. (JR)
Riing Silent 12 ini disebut ditujukan untuk PC kelas atas dengan motherboard dan RAM kelas high-end. Thermaltake sengaja mendesain HSF ini agar bisa mengakomodasi heatsink di sekitar soket prosesor dan juga RAM berukuran besar. Oleh karena itu, Riing Silent 12 ini memiliki ukuran ringkas, tetapi tetap memiliki kemampuan tinggi untuk mendinginkan prosesor hingga TDP 150 Watt.
Terkait kemampuan untuk menangani prosesor hingga TDP 150 Watt, Thermaltake menyebutkan bahwa heatsink ini telah didesain secara khusus untuk memungkinkan hal tersebut. Kipas 120 mm yang disertakan juga dioptimalkan untuk memberikan aliran udara yang memadai untuk melepas panas dari heatsink. Selain performa pendinginan, desain dari fan yang digunakan juga mendukung kesunyian saat beroperasi.
Seperti produk dari lini Riing lain, HSF ini dilengkapi dengan kipas dengan hitam dengan tambahan corak warna melingkar di sekitar bilah kipas dengan tambahan LED dengan warna sama. Terdapat dua warna yang bisa dipilih untuk Riing Silent 12 ini, yaitu Riing Silent 12 Blue dan Riing Silent 12 Red. Perbedaan keduanya hanya terletak di warna yang digunakan oleh lingkaran di sekeliling bilah kipas dan LED. Sayangnya, belum ada informasi harga untuk produk ini. (JR)
Rabu, 23 Maret 2016
NVIDIA Perkenalkan Quadro M6000 24 GB
Walaupun GPU dengan arsitektur terbaru mereka, Pascal, disebut akan hadir dalam beberapa bulan ke depan ini, NVIDIA ternyata masih belum meninggalkan arsitektur Maxwell. Mereka justru memperkenalkan graphics card baru dengan GPU berbasis Maxwell. Hanya saja, graphics card yang diperkenalkan kali ini ditujukan untuk kebutuhan di workstation, yaitu Quadro M6000 24 GB.
Quadro M6000 24 GB ini diposisikan sebagai pengolah grafis high-end untuk sebuah workstation. Sesuai namanya, NVIDIA melengkapi graphics card Quadro M6000 ini dengan memori GDDR5 berkapasitas 24 GB, dua kali lipat dari GTX TITAN X. GPU Quadro M6000 ini sendiri mengusung 3072 CUDA core, 192 TMU, 96 ROP, yang bila dikombinasikan dengan GDDR5 384-bit yang digunakan mampu menawarkan performa single-precision floating point hingga 7 TFLOP/s.
NVIDIA melengkapi graphics card Quadro M6000 24 GB dengan dukungan untuk berbagai 3D API masa kini, termasuk Vulkan dan DirectX 12. Graphics card ini juga mampu menjalankan akselerasi compute dengan CUDA, DirectCompute, dan OpenCL. Untuk dukungan multi graphics card yang lebih baik, NVIDIA menyertakan fitur NVIDIA GPUDirect untuk Quadro M6000 ini.
Graphics card Quadro M6000 24 GB ini akan hadir dengan display output 4x Display Port 1.2 dan 1x DVI Dual-Link. Konfigurasi ini disebut akan mendukung penggunaan multi monitor yang lebih baik bila dibandingkan dengan konfigurasi yang umum dijumpai di graphics card kelas desktop. Sayangnya, NVIDIA belum mengumumkan berapa harga dari graphics card workstation high-end terbaru ini.
Sumber : JR
Quadro M6000 24 GB ini diposisikan sebagai pengolah grafis high-end untuk sebuah workstation. Sesuai namanya, NVIDIA melengkapi graphics card Quadro M6000 ini dengan memori GDDR5 berkapasitas 24 GB, dua kali lipat dari GTX TITAN X. GPU Quadro M6000 ini sendiri mengusung 3072 CUDA core, 192 TMU, 96 ROP, yang bila dikombinasikan dengan GDDR5 384-bit yang digunakan mampu menawarkan performa single-precision floating point hingga 7 TFLOP/s.
NVIDIA melengkapi graphics card Quadro M6000 24 GB dengan dukungan untuk berbagai 3D API masa kini, termasuk Vulkan dan DirectX 12. Graphics card ini juga mampu menjalankan akselerasi compute dengan CUDA, DirectCompute, dan OpenCL. Untuk dukungan multi graphics card yang lebih baik, NVIDIA menyertakan fitur NVIDIA GPUDirect untuk Quadro M6000 ini.
Graphics card Quadro M6000 24 GB ini akan hadir dengan display output 4x Display Port 1.2 dan 1x DVI Dual-Link. Konfigurasi ini disebut akan mendukung penggunaan multi monitor yang lebih baik bila dibandingkan dengan konfigurasi yang umum dijumpai di graphics card kelas desktop. Sayangnya, NVIDIA belum mengumumkan berapa harga dari graphics card workstation high-end terbaru ini.
Sumber : JR
Selasa, 01 Maret 2016
Zotac Umumkan SSD Super Kencang SONIX
Zotac selama ini lebih kita kenal sebagai produsen graphics card, terutama untuk GPU NVIDIA. Namun, tidak banyak yang tahu bawha Zotac sebenarnya juga memiliki berbagai produk lain, termasuk jajaran Mini PC ZBOX dan juga SSD. Untuk SSD, perusahaan ini baru saja memperkenalkan SSD PCIe mereka yang disebut sebagai SONIX.
SSD SONIX yang baru diumumkan Zotac ini merupakan SSD yang mengusung standar NVMe yang tentunya akan menawarkan performa tinggi. SONIX menggunakan interaface PCIe 3.0 x4 dan disebut oleh Zotac mampu menghadirkan kecepatan baca hingga 2600 MB/s dan kecepatan tulis hingga 1300 MB/s. Performa tersebut dihasilkan berkat penggunaan controller Phison E7 dan NAND Flash Toshiba. SSD ini dilengkapi dengan cache DDR3 512 MB.
Terkait SSD SONIX ini, Zotac menyebutkan bahwa SSD ini cocok untuk kalangan enthusiast dan gamer yang ingin performa tinggi dari komputer yang mereka gunakan. SSD ini juga dirancang untuk digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan media penyimpanan data kencang dan memiliki daya tahan tinggi untuk komputer-komputer mereka. Zotac sendiri menyebutkan telah memastikan daya tahan SSD mereka melalui serangkaian percobaan di laboratorium tes mereka.
SONIX untuk saat ini hanya tersedia dalam kapasitas 480 GB saja. Zotac menyebutkan bahwa mereka menyertakan bracket low-profile untuk SSD ini sehingga pengguna yang menggunakan casing berukuran kecil tetap bisa menggunakannya. Sayangnya, belum ada informasi mengenai harga untuk SSD baru ini.













