PC Gaming

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Konsultasi

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Acuan Merakit

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Bertanya Juga Boleh

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Terima Kasih Sudah Mampir

Terima Jasa Rakit Computer Dan Instalasi. Konsultasi PC Game Dan Video Editing, dsb. Harga Komponen Silahkan Cek Di Price List. Untuk Harga Belum Update Silakan Hubungi Kami. TQ

Rabu, 07 September 2016

Kingston Luncurkan SSD Terbaru Khusus untuk Data center

Kingston kembali menambah koleksi terbaru dari media penyimpanan mereka berbasis NAND, yakni SSD (Solid State Drive). Produsen yang cukup ternama sebagai penyedia produk memori tersebut secara resmi meluncurkan SSD terbaru dengan nama seri DC400.
Kingston SSD DC400 ini dihadirkan sebagai SSD untuk data center yang merupakan SSD kelas entry-level. SSD ini pun diharapkan mampu sebagai solusi para enterprise yang membutuhkan media penyimpanan berkualitas tinggi dan mampu mendukung infrastruktur penyimpanan yang lebih baik, khususnya bagi pelanggan yang menggunakan server dengan strategi rip-and-replace.

Sebagai SSD yang dirancang untuk kebutuhan data center, Kingston mengklaim bahwa SSD ini bakal paling ideal untuk memenuhi kebutuhan berbagai aplikasi yang membutuhkan baca intensif seperti boot, server web dan database operasional dengan tingkat data lebih rendah dan analisis.

Ketersediaan kapasitas dari SSD Kingston DC400 ini tersedia dalam 6 kapasitas pilihan mulai dari 400GB, 480GB, 800GB, 1,6TB dan 1,8TB. Soal kinerja, masing-masing dari kapasitas yang tersedia memiliki kemampuan sequential Write yang berbeda mulai dari 500 MB/s hingga 535 MB/s. Sedangkan kemampuan sequential Read yang dimiliki SSD ini mencapai 555 MB/s.

SSD ini juga diklaim memiliki IOPS yang stabil dan latensi rendah yang konsisten, sehingga mampu mendukung kinerja server data center yang berjalan dengan lingkungan beban kerja tinggi. Hal tersebut juga dikarenakan Cache akselerasi DRAM on-board pada SSD ini telah diperluas.

Bagi kalangan perusahaan yang membutuhkan SSD ini, Kingston menawarkan dukungan penjualan terkemuka dalam industri melalui program Ask the Expert. Selain itu, Kingston juga turut menyediakan toolbox yang dapat diunduh secara gratis untuk SSD yang memiliki garansi 5 tahun ini. Kegunaan dari toolbox tersebut sangat penting digunakan untuk memantau kondisi kesehatan, status dan penggunaan SSD.

Senin, 05 September 2016

5 Hal Baru di iPhone 7 & iPhone 7 Plus

Setelah sekian lama mendengar rumor dan prediksi tentang smartphone terbaru milik Apple, iPhone 7, kini dinyatakan secara resmi bahwa iPhone 7 dan iPhone 7 Plus akan hadir di 7 September 2016 mendatang.
Tentu saja, menjelang semakin dekatnya peluncuran resmi dari iPhone 7 tersebut, prediksi pun juga semakin bergulir dengan berbasiskan data dan fakta yang telah didapatkan sejauh ini. Menurut Ming-Chi Kuo, analis dari KGI Securities, inilah 5 hal baru yang terdapat di iPhone 7 yang membuatnya berbeda dengan iPhone seri sebelumnya:

1. Prosesor Paling Baru
Sebelumnya, lini produk iPhone 6 menggunakan prosesor A9. Kini di iPhone 7, akan menggunakan prosesor A10 dengan CPU clock sebesar 2.4GHz. Walau begitu, ada kemungkinan Apple akan meng-clock angkanya sedikit lebih kecil untuk mengurangi panas dan konsumsi daya.

2. Kapasitas Storage hingga 256GB
Karena tidak memiliki slot untuk microSD tambahan, para pengguna Apple pun harus bersabar dengan kapasitas internal iPhone yang umumnya kini memiliki kapasitas minimal 16GB untuk model yang paling terjangkau. Dalam iPhone 7 dan iPhone 7 Plus, pengguna kini akan disuguhi model dengan kapasitas storage mulai dari 32GB hingga paling besar 256GB. Dan kedua smartphone tersebut pun telah dilengkapi dengan masing-masing RAM 3GB.

3. Hilangnya Jack Audio 3.5mm
Melanjutkan beragam rumor yang telah disebutkan sebelumnya, di iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ini pengguna tidak akan lagi menemukan port untuk jack audio 3.5mm. Artinya, pengguna tidak bisa lagi menggunakan sembarang headphones atau earphones untuk bisa mendengarkan audio atau musik di smartphone ini. Sebagai gantinya, pengguna akan mendapatkan earphone dengan port Lightning di dalam paket penjualannya, atau menghubungkan wireless headphone/earphone melalui Bluetooth.

4. Dual Lensa di Kamera Utama di iPhone 7 Plus
Salah satu hal yang membedakan iPhone 7 dengan iPhone 7 Plus adalah dari segi kameranya. di iPhone 7 Plus, lensa kamera akan menggunakan dual lensa yang terdiri dari dua buah sensor beresolusi 12 MP dengan optik yang berbeda. Satu kamera akan memiliki pixel lebih besar dengan lensa wide-angle 6 elemen dan OIS, sementara satunya menggunakan lensa 5 elemen. Untuk iPhone 7, kamera utamanya hanya ada 1 buah sensor beresolusi 12 MP. Kedua perangkat sama-sama akan memiliki flash 4-LED.

5. Tambahan Dukungan Lainnya
Kedua perangkat ini dikatakan akan memiliki sertifikasi IP7X, artinya iPhone 7 mampu bertahan di dalam air di kedalaman 1 meter. Selain itu, pressure-sensitive untuk tombol Home juga didesain sedemikian rupa sebagai dukungan akan resistansi air pada perangkat iPhone 7 ini, sehingga tak perlu memijit tombol terlalu keras untuk tombol Home bisa merespon dengan baik. Ada kemungkinan sensor proximity akan diupgrade, dukungan fitur NFC FeliCa untuk model yang dijual di Jepang, serta opsi 5 pilihan warna juga diberikan.

iPhone 7 dan iPhone 7 Plus ini belum memiliki harga dan tanggal ketersediaan resmi. Namun diprediksi bahwa keduanya akan mulai dijual pada akhir tahun ini dengan kisaran harga mulai dari USD 791 hingga USD 1060.

Jumat, 02 September 2016

Sony Resmi Rilis Xperia XZ dan Xperia X Compact

Sony akhirnya mengumumkan secara resmi dua smartphone baru mereka. Kedua smartphone itu berasal dari keluarga Xperia X, dan diposisikan di kelas yang tinggi di jajaran produk smartphone Sony saat ini. Kedua smartphone itu adalah Xperia XZ dan Xperia X Compact.

Xperia XZ: Penerus Xperia X Performance
Smartphone ini mengusung spesifikasi kelas atas dengan basis SoC Snapdragon 820, SoC yang juga digunakan di Xperia X Performance. Layar smartphone ini berukuran 5.2 inci, sedikit lebih besar dari Xperia X Performance, dengan resolusi sama, Full HD. Sony melengkapi smartphone ini dengan RAM 3 GB dan storage 32 GB.

Kamera utama di smartphone Xperia XZ ini menggunakan sensor baru Sony, IMX300 23 MP dengan lensa f/2.0. Sony menyebutkan bahwa kamera ini dilengkapi dengan Triple Image Sensing, dengan color detection, phase detection, dan laser-assisted untuk autofocus yang lebih baik, serta SteadyShot Intelligent Active Mode untuk gambar yang lebih tajam memanfaatkan gyroscope 5-axis. Sementara untuk selfie, terdapat kamera 13 MP dengan lensa f/2.0. Terdapat juga aplikasi kamera baru dengan kontrol shutter speed manual serta dukungan untuk perekaman video 4K.

Sony menggunakan bahan yang disebut sebagai ALKALEIDO untuk smartphone ini. Xperia XZ ini dilengkapi dengan konektor USB Type C, fingerprint scanner di tombol power, serta baterai 2900 mAh dengan fitur Quick Charge 3.0. Perangkat ini akan dipasarkan mulai bulan Oktober 2016 mendatang dengan pilihan warna Mineral Black, Forest Blue, dan Platinum. Belum ada informasi harga untuk perangkat ini.

Xperia X Compact: High-End versi Ringkas
Untuk smartphone ini, Sony kembali mengandalkan layar 4.6 inci dengan resolusi HD seperti yang mereka gunakan di varian “Compact” sebelumnya. Smartphone ini dibekali dengan SoC Snapdragon 650, dengan RAM 3 GB dan storage internal 32 GB. Perangkat ini juga menggunakan konektor USB Type C, dengan dukungan fitur Quick Charge 2.0 untuk baterai dengan rating 2700 mAh yang ada.

Kamera utama smartphone ini menggunakan konfigurasi yang sama dengan Xperia XZ, hanya saja tanpa dukungan untuk perekaman video 4K. Sementara untuk kamera selfie, Sony hanya membekalinya dengan sensor 5 MP. Smartphone ini juga dilengkapi dengan fingerprint scanner, serta akan hadir dalam waktu dekat ini dalam tiga pilihan warna Universe Black, Mist Blue, dan White.

Selasa, 30 Agustus 2016

MSI Hadirkan Mini-ITX GeForce GTX 1060 3GB OCV3

Sejak ranah persaingan graphics card mulai diramaikan oleh VGA berbasis GPU Pascal dari NVIDIA, beberapa produsen ternama sudah mulai memperkenalkan koleksi-koleksi VGA terbarunya. Namun kali ini, MSI akhirnya menghadirkan VGA terbarunya yang ditujukan untuk para pecinta PC desktop dengan form factor Mini-ITX.
Produsen ternama asal Taiwan tersebut resmi menghadirkan GeForce GTX 1060 3GB OCV3 dengan form factor Mini-ITX. Memiliki dimensi body yang cukup mungil, VGA ini memiliki panjang sekitar 18 cm dengan bobot sekitar 450 gram.

Soal performanya tentu MSI menghadirkannya dengan kemampuan yang mumpuni. VGA yang memiliki VRAM 3GB memiliki kecepatan GPU 1544 Mhz pada base dan dapat ditingkatkan hingga 1759 Mhz saat fitur boost aktif. VGA ini memiliki 1153 CUDA core dengan antarmuka memori 192-bit. Untuk menjaga suhunya tetap stabil, MSI melengkapi sistem pendingin custom dengan single fan berdiameter 80mm.

Untuk display output yang tersedia, MSI GeForce GTX 1060 3GB OCV3 memiliki tiga buah di antaranya Display Port, DL-DVI-D dan HDMI port. Selain itu, MSI juga melengkapi VGA barunya ini dengan konektor 6-pin power untuk asupan dayanya.

Sayangnya hingga saat ini, harga yang dibanderol untuk VGA mungil dari MSI ini belum diketahui. Selain itu, belum diketahui kapan VGA ini akan tersedia secara global. Namun beberapa pengamat memprediksi kalau VGA ini bakal dibanderol sekitar USD 199 dan bakal tersedia di retail Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Jumat, 19 Agustus 2016

Sharp Akhirnya Resmi Jadi Milik Foxconn

Pada Februari lalu, Sharp secara resmi mengumumkan telah menerima pinangan dari Foxconn agar mereka mampu bertahan dari keterpurukan. Perusahaan elektronik ternama asal Jepang tersebut memang telah mengalami kerugian sehingga membutuhkan suntikan dana yang sangat besar agar terhindar dari bangkrut.
Kini, Sharp dan Foxconn sudah resmi menyepakati kerja samanya. Raksasa manufaktur asal Taiwan tersebut resmi mengakhiri kesepakatan dengan menggelontorkan dana sebesar USD 3,5 miliar untuk memiliki Sharp. Foxconn juga secara resmi telah menunjuk Tai Jeng-wu sebagai CEO baru Sharp.

Dari kesepakatan dana USD 3,5 miliar yang harus digelontorkan, Foxconn juga kini resmi memiliki saham dari Sharp sebesar 66,07%. Namun hingga saat ini, Foxconn belum mengumumkan secara resmi mengenai visi dan misi mereka untuk masa depan Sharp.

Sempat tersiar kabar kalau Foxconn bakal memfokuskan Sharp dalam menyediakan panel display untuk smartphone. Panel tersebut berupa panel OLED yang mengusung teknologi IGZO dan diyakini mampu memberikan tampilan yang lebih jernih dan berwarna.

Tidak hanya itu, Foxconn yang merupakan mitra yang paling dipercaya oleh Apple diyakini bakal menjadi pemasok utama panel display untuk iPhone generasi terbaru. Seperti kita ketahui sebelumnya, Apple yang hingga saat ini belum menggunakan panel OLED dikabarkan bakal menggunakan panel tersebut pada iPhone generasi terbaru yaitu iPhone 7s.

Cooler Master Rilis Watercooling AIO Seukuran HSF

Salah satu produsen periferal dan aksesori komputer ternama, Cooler Master, baru saja merilis produk pendingin mereka yang terbilang unik. Pendingin baru ini merupakan sebuah watercooling all-in-one yang bisa dipasang langsung ke atas prosesor seperti sebuah HSF. Produk unik ini disebut sebagai MasterLiquid Maker 92.
Watercooling AIO dengan Ukuran HSF
Bila di sebuah watercooling all-in-one normal pengguna harus memasang unit pompa/waterblock di atas prosesor dan radiator di lubang kipas casing, MasterLiquid Maker 92 ini benar-benar hanya dipasang di atas prosesor layaknya sebuah HSF biasa. Cooler Master menggabungkan pompa dan radiator dari pendingin ini dan memasangnya ke frame di atas waterblock. Frame tersebut bisa mengakomodasi dua kipas 92 mm dan memungkinkan pengaturan posisi radiator horizontal atau vertikal.

MasterLiquid Maker 92 ini menggunakan mounting bracket terintegrasi, sehingga penggunaannya sementara ini terbatas hanya untuk soket Intel saja, termasuk LGA 115x, LGA2011, dan LGA 2011-3. Cooler Master menyebutkan bahwa pendingin ini cocok untuk penggunaan di berbagai ukuran casing karena kemampuan pengaturan posisi radiator, horizontal atau vertikal, yang diusungnya. Untuk posisi horizontal, MasterLiquid Maker 92 ini juga akan membantu mendinginkan komponen di sekitar prosesor melalui semburan udara dari kipas 92 mm yang digunakan.
Cooler Master menyebutkan bahwa MasterLiquid Maker 92 ini menawarkan performa watercooling ringkas di ukuran HSF sedang. Sayangnya, belum ada keterangan terkait kemampuan pendinginan dari produk yang satu ini. Perangkat ini akan mulai dipasarkan dalam jumlah terbatas tanggal 30 Agustus nanti. Belum ada keterangan terkait ketersediaan secara global dan berapa harga dari perangkat ini.

Sumber : JR

Jumat, 05 Agustus 2016

Dell Hadirkan Monitor “Gaming” Murah dengan FreeSync

Perusahaan IT yang menyediakan solusi end-to-end, Dell, menghadirkan monitor “gaming” terbaru mereka. Monitor tersebut mengusung kode SE2717H dan memang dibekali dengan fitur yang mendukung para gamer menikmati game keluaran baru dengan lebih nyaman di PC masa kini. Satu hal yang menarik, monitor ini sendiri akan dipasarkan Dell di harga yang terbilang murah.
SE2717H: 27″ Full HD dengan FreeSync

Sesuai dengan angka “27” di kode yang diusungnya, monitor dari Dell ini menggunakan layar 27 inci, dengan dukungan untuk teknologi adaptive synchrinization Free Sync. Namun, monitor tersebut hanya mendukung resolusi Full HD (1920 x 1080 piksel) saja. Resolusi Full HD mungkin bisa dikatakan rendah untuk monitor 27 inci. Walaupun begitu, resolusi tersebut merupakan resolusi yang banyak digunakan oleh gamer saat ini.
Dell juga hanya melengkapi monitor ini dengan konektor VGA dan HDMI saja. Konektor VGA dan HDMI memang masih memadai untuk resolusi Full HD, tetapi untuk memanfaatkan fitur Free Sync, HDMI wajib digunakan. Tidak ada konektor tambahan lain, seperti USB, yang disediakan di monitor SE2717H ini.

Harga Hanya USD 250

Resolusi “hanya” Full HD dan terbatasnya konektor yang tersedia mungkin membuat monitor “gaming” dari Dell ini terlihat biasa. Namun, Dell ternyata hanya mematok harga monitor ini di USD 250 saja. Harga ini terbilang murah untuk sebuah monitor dengan fitur Free Sync dengan ukuran 27 inci. Dell tampaknya ingin monitor ini menjadi padanan bagi gamer yang ingin meracik Gaming PC berbasis VGA kelas menengah yang baru saja hadir, yang juga ingin mencari monitor baru untuk menemani PC tersebut.